14 November 2016

kekasih

Telah panjang waktu kulalaui seorang diri
Tanpa sosok yang dinamai kekasih
Malu ? Tidak
Sedih? Sedikit
Sepi ? Ya
Kadang kala perasaan sepi ini sering kali menghinggapi
Bukan aku tak punya teman, karna teman itu berbeda
Aku butuh sosok kekasih yang bisa menorehkan bahagia
Menuliskan cerita cerita cinta yang lucu nan menggemaskan saat di kenang
Ah, akhirnya aku harus mengakui, sedihku tak hanya sedikit, sedihku sebanyak sepi yang hadir.
Aku sedih setiap kali merasa sepi.
Aku sedih setiap kali melihat mereka bisa bahagia dengan kekasihnya
Aku tak lagi ingin sendiri
Bisakah kalian datangkan sosok kekasih untukku?
Tak perlu sempurna, cukup dia yang bisa membuat aku merasa bahagia setiap bersamanya


Baca Selengkapnya...

16 April 2016

Cinta Tai

Rindu,
Ingatanku melayang saat dulu
Aku dan kamu dalam satu ruang waktu
Pelan, membakar malam menjadi fajar
Peluh, lama bergelut mengatas namakan nafsu menjadi cinta.

Kamu tak datang sayang,
Waktu ku bilang aku telat dua bulan,
Kamu tak membalas segala pesan pesan yang ku tunjukan 
Aku lelah, 
Antara bertahan atau melepaskan

Satu tahun lebih berlalu
Kamu tetap tanpa kabar,
Aku telah merelakan
Bertahan membesarakan karunia Tuhan

Aku bahagia sayang,
Melihatnya bertumbuh selalu mengingatkanku padamu,
Pada pandangan matamu yang sendu
Menelisik hingga ku tak mampu berkutik
 
Namun satu  yang harus kau tahu
Malaikatku tak kan kubiarkan menjadi sebajingan dirimu, Setan.





Baca Selengkapnya...

01 April 2016

Pulang

Pelukmu adalah tenang, pelukmu adalah pulang.

Baca Selengkapnya...

18 January 2016

Ya, "Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan"



  Aku tidak tahu pikiran gadis di seberang sana, tapi aku bisa merasakan cahaya matanya mencari jalan untuk menyelundup ke kamarku, masuk ke mataku. Itu malam yang indah. Ada gerimis dalam remang dan senyum perempuan di balik jendela. Aku mendongak ke langit, bulan sedang bersembunyi di balik awan kelam berlapis-berlapis.

     
     Wanita memang ingin dimengerti, tetapi betapa sulit mengerti wanita. Kita bisa memenangkan banyak tebakan judi bola, tetapi akan sangat kesulitan mengira-ngira maksud seorang perempuan. Seorang penjudi akan bangkrut jika ia bertaruh atas maksud-maksud yang tersembunyi dalam pikiran ciptaan Tuhan bernama perempuan
 
     Aku bisa mengerti kenapa pada jam-jam tertentu tokek di kamarku berbunyi. Tapi aku tidak pernah bisa mengerti perempuan. Aku bahkan curiga bahwa perempuan tidak pernah mengerti diri mereka sendiri; apa yang bisa membuatnya bahagia, apa yang bisa membuatnya sakit hati, dan seterusnya.
  
      Kalau kau tidak berniat mencintai seseorang, jangan biarkan ia menaruh harapan terlalu lama kepadamu. ~ @fitrawanumar



Baca Selengkapnya...

31 October 2015

Yang Kumiliki, Yang Terbaik Untukku

Aku selalu bertanya-tanya dalam diriku, apakah segala hal yang kumiliki dalam hidupku adalah yang terbaik untukku?
Aku terus mencari jawaban atas pertanyaan itu. Namun aku tidak tahu kepada siapakah aku harus mengajukan pertanyaan itu.

Jika memang apa yang telah kumiliki adalah yang terbaik untukku, mengapa hati ini masih merasa belum cukup dan terus bertanya-tanya mencari jawaban dan penjelasan paling masuk akal yang bisa aku pahami.

Aku masih saja mengeluh dan bertanya kepada Tuhan, "Mengapa kau masih menempatkanku di sini? Di tempat yang tidak aku inginkan?" atau "Mengapa kau menjadikanku seperti ini? Tidak seperti yang aku inginkan?"
Aku terus mempertanyakan hal itu, seolah aku lupa bahwa Tuhan telah lebih dahulu mendengar dan mengetahui segalanya yang aku minta.

Namun Tuhan pasti telah memiliki jawaban untuk semua pertanyaanku, meski bagiku semua itu adalah misteri.

Lalu aku tersadar. Ada sesuatu yang aku lupakan. Mungkin aku belum memiliki keikhlasan dalam menjalani hidup ini. Aku seharusnya mampu melihat dan menilai segalanya dari sisi yang berbeda. Dari sisi lain yang tak pernah kucoba sebelumnya.

Selama ini aku selalu menatap jauh ke atas, hingga aku lupa bahwa aku sudah cukup beruntung dengan segala yang kupunya. Mungkin saat ini aku belum mendapatkan apa yang aku inginkan. Namun semua itu bukanlah tujuan utama mengapa aku diciptakan ke dunia ini.

Tuhan, sebagai Sang Pencipta semesta alam ini pasti sudah mempersiapkan rancangan terindah untuk setiap kehidupan makhluk ciptaanNya di bumi ini.

Setiap hal pasti ada saatnya. Mungkin aku memerlukan waktu lebih banyak untuk mendapatkan yang terbaik untuk hidupku seperti pekerjaan ataupun jodoh. Tapi Tuhan tidak akan memberikan apa yang kuinginkan, melainkan apa yang aku perlukan.

Dan jika aku mencoba melihat dari sisi lain, mungkin Tuhan sedang memberikan kesempatan padaku untuk bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama orang-orang yang kusayangi; keluarga, teman ataupun sahabat.
Mungkin jika nanti aku sudah terlalu sibuk dengan pekerjaan waktuku untuk mereka pun akan berkurang.

Namun, terkadang ketika aku sudah mulai merasa hidupku baik-baik saja dan mampu menerima keadaanku apa adanya, ada orang-orang yang tak senang dengan hidupku. Sekalipun aku tak pernah mengganggu kehidupan mereka. Aku pun tidak menggantungkan hidupku pada mereka.

Mungkin itu adalah satu cobaan lagi yang harus kuhadapi. Tak mengapa, meskipun hidupku masih belum lengkap, aku akan tetap berdoa dan berusaha, Tuhan pasti akan memberikan jalan untukku. Aku tetap bersyukur karena aku masih diberikan makanan yang cukup, rumah dan kasih sayang dari keluargaku.

Di luar sana pasti masih banyak yang tidak seberuntung aku. Maka aku harus belajar untuk bisa mensyukuri hal sekecil apapun yang aku miliki. Karena hal yang kumiliki saat ini adalah yang terbaik yang sudah diberikan Tuhan untukku.

Tak perlu selamanya kuhabiskan waktuku dengan mengeluh. Aku pun tak ingin perduli dengan orang-orang yang tak senang dengan keadaan dan keberadaanku. Akan kubiarkan kehidupanku tetap berjalan apa adanya, bersama harapan dan doa untuk selalu menjadi lebih baik.


Oleh: Rodyana Sarko (@dyanasarko)
Baca Selengkapnya...

Tulis Email Kamu Disini. Tiap Postingan Baru Akan Dikirim Ke Email

Postingan Terpopuler

Postingan Terbaru