21 April 2014

:)

aku ngga tau apakah aku mencintaimu, yang aku tau kamu istimewa . .
aku suka bolak balik buka handphone kalau seharian kamu nggak kasih kabar,
aku suka marah-marah nggak jelas kalau kamu tidur seharian, karna aku mau aku ini adalah pagimu. .
aku suka rindu kamu bawelin aku, tapi aku nggak mau kamu marah dan diemin aku,
karna yang aku tau senyummu sangat berarti buatku . .
aku emang payah dalam hal ingatan, aku bahkan lupa hal-hal istimewaku bersamamu,
tapi yg aku sadar bahwa tiap detik dihariku adalah kamu . .
bukan tipe yang romantis memang, bukan tipe yang banyak janji juga,
karena aku nggak mau hilangin kebahagiann kamu dengan mengingkari janjiku ..
selalu baca sms mu berulang-ulang,
karena ini membuatku merasa terus bersamamu
suka senyum-senyum dan jadi autis sendiri kalau udah bbman sama kamu,
biarlah, tak mengapa menahan malu karena waktumu sangat berharga buat ku . .
nahan ngantuk, dan selalu bilang gag ngantuk buat bisa selalu deket sama kamu
saat-saat sulit adalah ketika jam sudah menunjukan pukul 3 pagi dan aku masih belum bisa ucapin met bobo sama kamu
aku nggak mau komentar soal badan dan face mu
yang aku tau melihatmu sakit adalah sesuatu yang menyiksaku
entahlah, aku rasa aku juga nggak tau ini apa . .
aku cuma tau bahwa aku pengen kamu disini merasa bahagia,
kalau saja kamu tak bahagia, biarkan kamu cari bahagiamu
dan disini aku berbahagia karena bahagiamu
Baca Selengkapnya...

13 April 2014

Jangan Pergi...

Detik detik perpisahan itu semakin dekat.
Aku ingin mencegahnya, namun apadaya? Itu tak mungkin.
Kini aku pasrah namun sebenarnya aku tak rela.
Aku menangis. Bumipun menangis.
Hingga aku merasa sedikit tenang, karena bumi ini peduli dan turut merasakan kesedihanku.
Tapi tetap saja, hatiku sakit bahkan sangat sakit sekali, ketika aku harus dihadapkan pada perpisahan yang kian nyata.
Namun satu hal yang membuat perpisahan ini lebih sangat menyakitkan adalah, ketika aku mencoba peduli padamu tapi kau acuhkan aku. Kau juga enggan menatapku, apalagi tersenyum padaku. Kau tau, betapa sakitnya yang aku rasakan?
Kau begitu sering menggoreskan luka dihatiku. Hingga aku tak bisa lagi menghitungnya.
Aku ingin membencimu, tapi rasa cinta yang begitu besar mengalahkan segala kebencian yg ingin kuciptakan.
Kau telah melupakanku, bahkan mungkin semua kenangan indah kita juga telah kau hapuskan dari ingatanmu, namun aku tidak. Dan tak akan pernah.
Aku berbahagia karena sempat memilikimu meskipun tak lama.
Dab saat ini, hatiku terus menjerit "jangan pergi. Jangan tinggalkan aku. Aku sayang padamu" ..

Baca Selengkapnya...

07 April 2014

Si Bule

Ceritanya ada gathering neh di kantor, kita semua karyawan n owner camping bareng-bareng (*akhirnya gathering juga).
Kita camping neh seru banget, pokoknya semua seru-seruan bareng, secara kita org kantor gag pernah gathering keluar kantor so mesti kudu harus wajib dimanfaatkan.

Gue yakin neh temen-temen semua pasti menikmati banget, ibarat komputer habis di instal ulang setelah virusnya bejibun bikin ngehang.
Selain kumpul bareng temen2 selama 3 hari, kita , ehhh gue tepatnya manfaatin banget tempat yg nyaman ntu sekaligus buat nambah kenalan temen-temen yg beda kantor pas gathering disono juga.

Nah tepat kan, pas jam bebas, si bule yg pasti tinggi and cakep ntu lempar senyum ke arah gue, nggak pake lama keburu jamuran juga, si bule langsung deh ajak kenalan. Ngobrol sana ngobrol sini dan tentunya pake bahasa indonesia yg di campur inggris, kata bartender gue sih klo di mix jadi uenak. 

Ngobrolnya panjang kali lebar intinya si bule ternyata tmen lama gue yg udah bertahun- tahun nggak pernah ketemu. Tapi heran deh kok gue kagag inget ya, baru deh inget2 setelah sadar toyor kepala gue sendiri wajarlah gue kan baru ketemu dua kali itu juga dikenlin babe. Ammmpppuuuunnn parahnya ingetan gue, atau si bule yg parahhh ingetanya, harepan gue sih gue yg membekas dihatinya. Hhha

Keesokan harinya *ala ngomongnya doraemon

"Beneran neh ?!!" Tanya gue kaget sama su bule yg baru saja bilang sayang sama gue. Gilaaaa.. Ketemu baru kemarin sekarang udh blg sayang, emang orang bule serba instan yaa, asal hatinya gag instan aja,
"Iya im serious ! Aku sayang kamu" semakin nerveous deh gue pas dia bilang itu sambil pegang tangan gue.
Dan siapa yg gag mau sama cowok eh pria cakep kayak dia.

Paginya lagi *ala sinchan

Baru berduaan sama si bule neh, tuba-tiba ada cewek emmm tepatnya sih emak-emak kali yaa dari dandananya cuma tinggi and lumayanlah kalao dia gag salah dandan, gue rasa itu emak salah satu temen kantor laki gue,*cie begaya skrg bisa blg laki gue
"Sir, saya boleh duduk sini ya" celoteh su emak deketen laki gue, gila kaget aja gue  si emak berani aja ntu nyamperin pegang-pegang laki gue padahal disebelah ada gue yg tangannya gag lepas dari tangan bule gue. Sumpah lama-lama eneg banget gue, antara jelous sih sama kesel banget !
"Kamu mau tetep disini apa kita pergi?" Marah gue sambil bisik2 bilang dutelinga su bule
"Tapi kan tidak enak sama dia?" Jawab bule, heran gue bule tau nggak enag juga
" ya terserah, aku pergi aja kalau gitu" ece-ecenya kayak sinetron abis kan, emang kayaknya gue bakat neh jadi pemain sinetron. 
Arrrggghhhh walupun si bule tetep milih gue tapi gue kesel banget, kenapa ya mesti ada emak-emak yang menyebalkan itu.

Pagi harinya *ala ninja hatori

Hhuuuuuaaaaaaaa
Gue bangun keburu-buru prepare kantor gara-gara telat bangun. 

Ternyata cuma mimpi, hhhehe
Baca Selengkapnya...

27 March 2014

GRAVITASI



Aku tak tahu harus menamai ini apa. Aku dan kamu saling mencintai lantas saling menyakiti, dan masih bersama. Sudah jelas, luka di antara kita begitu menganga. Tapi kenapa kita masih bergenggaman?  Jika ini cinta, kenapa kita harus saling menyakiti untuk bersama? Bukannya cinta itu seharusnya membahagiakan?

Ribuan cara aku coba membuangmu, tapi entah kenapa kamu selalu kembali dan kembali lagi, menawarkan cinta yang sama. Dan bodohnya aku, selalu ada tempat kembali buat kamu, merangkulmu lagi.

Aku berkali-kali lari darimu. Tapi selalu ada saat sepi, dimana aku memekikan namamu, memanggilmu untuk menyayangiku lagi.

Cinta yang sama. Luka yang sama.

Aku dan kamu tahu di dunia ini tidak hanya ada aku dan kamu. Ada si dia, mereka. Kenapa kamu tidak mencoba dengan si dia dan mereka? Kenapa aku tidak mencoba dengan si dia dan mereka?

Kita malah bertahan dalam kegamangan. Kita bertahan bukan karena saling cinta. Kita bertahan karena tidak ingin merasakan  bagaimana pahitnya perpisahan. Tapi, bukankah apa-apa yang pahit itu menyembuhkan?

Apa kita akan selamanya seperti ini? Berada dalam gravitasi tak menentu, tak berujung?

Hey, kamu!

Ketahuilah, bintang di atas sana jauh lebih terang dari bintang yang kita genggam sekarang.

Lepaskanlah ia.

Bebaskanlah ia.



@raelitawahyu ;)
Baca Selengkapnya...

21 March 2014

Mantan Kekasihku, Kamu.

Hatiku dan seluruh fikiranku telah dipenuhi kamu.
Hingga aku tak tahu,
bagaimana cara berhenti merindukanmu.
aku juga tak bisa mengerti,
kenapa aku terus mencintaimu tanpa henti sampai saat ini.
Meski... kau tak sadari,
Aku berusaha merebut lagi hatimu yang pergi.
aku berusaha menarikmu masuk kedalam kehidupanku lagi.
aku berusaha membuatmu mencintaiku lagi.
tapi... tak satupun berhasil.
kau pergi semakin jauh.
saat aku mengejarmu, kau hampir menghilang dari pandanganku.
dan saat aku berkedip dalam satu detik, kau pun sudah benar benar lenyap ntah kemana, aku tak tau...
Kini... tersisalah kenangan yang begitu manis,
Yang tak akan bisa aku cicipi lagi bersamamu.
Bisakah aku mengganti kenangan itu dengan orang lain? Nyatanya sampai saat ini, aku tak pernah bisa.
KAMU.
hanya kamu yang sejak dulu dan sampai saat ini memenuhi seisi hatiku.
hingga aku lupa bagaimana caranya melupakan dan jatuh cinta lagi.
Baca Selengkapnya...

Tulis Email Kamu Disini. Tiap Postingan Baru Akan Dikirim Ke Email

Postingan Terpopuler

Postingan Terbaru