18 January 2016

Ya, "Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan"



  Aku tidak tahu pikiran gadis di seberang sana, tapi aku bisa merasakan cahaya matanya mencari jalan untuk menyelundup ke kamarku, masuk ke mataku. Itu malam yang indah. Ada gerimis dalam remang dan senyum perempuan di balik jendela. Aku mendongak ke langit, bulan sedang bersembunyi di balik awan kelam berlapis-berlapis.

     
     Wanita memang ingin dimengerti, tetapi betapa sulit mengerti wanita. Kita bisa memenangkan banyak tebakan judi bola, tetapi akan sangat kesulitan mengira-ngira maksud seorang perempuan. Seorang penjudi akan bangkrut jika ia bertaruh atas maksud-maksud yang tersembunyi dalam pikiran ciptaan Tuhan bernama perempuan
 
     Aku bisa mengerti kenapa pada jam-jam tertentu tokek di kamarku berbunyi. Tapi aku tidak pernah bisa mengerti perempuan. Aku bahkan curiga bahwa perempuan tidak pernah mengerti diri mereka sendiri; apa yang bisa membuatnya bahagia, apa yang bisa membuatnya sakit hati, dan seterusnya.
  
      Kalau kau tidak berniat mencintai seseorang, jangan biarkan ia menaruh harapan terlalu lama kepadamu. ~ @fitrawanumar



Baca Selengkapnya...

31 October 2015

Yang Kumiliki, Yang Terbaik Untukku

Aku selalu bertanya-tanya dalam diriku, apakah segala hal yang kumiliki dalam hidupku adalah yang terbaik untukku?
Aku terus mencari jawaban atas pertanyaan itu. Namun aku tidak tahu kepada siapakah aku harus mengajukan pertanyaan itu.

Jika memang apa yang telah kumiliki adalah yang terbaik untukku, mengapa hati ini masih merasa belum cukup dan terus bertanya-tanya mencari jawaban dan penjelasan paling masuk akal yang bisa aku pahami.

Aku masih saja mengeluh dan bertanya kepada Tuhan, "Mengapa kau masih menempatkanku di sini? Di tempat yang tidak aku inginkan?" atau "Mengapa kau menjadikanku seperti ini? Tidak seperti yang aku inginkan?"
Aku terus mempertanyakan hal itu, seolah aku lupa bahwa Tuhan telah lebih dahulu mendengar dan mengetahui segalanya yang aku minta.

Namun Tuhan pasti telah memiliki jawaban untuk semua pertanyaanku, meski bagiku semua itu adalah misteri.

Lalu aku tersadar. Ada sesuatu yang aku lupakan. Mungkin aku belum memiliki keikhlasan dalam menjalani hidup ini. Aku seharusnya mampu melihat dan menilai segalanya dari sisi yang berbeda. Dari sisi lain yang tak pernah kucoba sebelumnya.

Selama ini aku selalu menatap jauh ke atas, hingga aku lupa bahwa aku sudah cukup beruntung dengan segala yang kupunya. Mungkin saat ini aku belum mendapatkan apa yang aku inginkan. Namun semua itu bukanlah tujuan utama mengapa aku diciptakan ke dunia ini.

Tuhan, sebagai Sang Pencipta semesta alam ini pasti sudah mempersiapkan rancangan terindah untuk setiap kehidupan makhluk ciptaanNya di bumi ini.

Setiap hal pasti ada saatnya. Mungkin aku memerlukan waktu lebih banyak untuk mendapatkan yang terbaik untuk hidupku seperti pekerjaan ataupun jodoh. Tapi Tuhan tidak akan memberikan apa yang kuinginkan, melainkan apa yang aku perlukan.

Dan jika aku mencoba melihat dari sisi lain, mungkin Tuhan sedang memberikan kesempatan padaku untuk bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama orang-orang yang kusayangi; keluarga, teman ataupun sahabat.
Mungkin jika nanti aku sudah terlalu sibuk dengan pekerjaan waktuku untuk mereka pun akan berkurang.

Namun, terkadang ketika aku sudah mulai merasa hidupku baik-baik saja dan mampu menerima keadaanku apa adanya, ada orang-orang yang tak senang dengan hidupku. Sekalipun aku tak pernah mengganggu kehidupan mereka. Aku pun tidak menggantungkan hidupku pada mereka.

Mungkin itu adalah satu cobaan lagi yang harus kuhadapi. Tak mengapa, meskipun hidupku masih belum lengkap, aku akan tetap berdoa dan berusaha, Tuhan pasti akan memberikan jalan untukku. Aku tetap bersyukur karena aku masih diberikan makanan yang cukup, rumah dan kasih sayang dari keluargaku.

Di luar sana pasti masih banyak yang tidak seberuntung aku. Maka aku harus belajar untuk bisa mensyukuri hal sekecil apapun yang aku miliki. Karena hal yang kumiliki saat ini adalah yang terbaik yang sudah diberikan Tuhan untukku.

Tak perlu selamanya kuhabiskan waktuku dengan mengeluh. Aku pun tak ingin perduli dengan orang-orang yang tak senang dengan keadaan dan keberadaanku. Akan kubiarkan kehidupanku tetap berjalan apa adanya, bersama harapan dan doa untuk selalu menjadi lebih baik.


Oleh: Rodyana Sarko (@dyanasarko)
Baca Selengkapnya...

30 October 2015

Bersamamu, Bahgiaku



teruntuk kamu yang kucintai

kamu..
sosok nyata yang kini menjadi bagian dari ceritaku.
aku sangat bahagia bersamamu,
kamu membuatku merasa sangat berarti.
kau menjagaku, melindungiku, dan menyayangiku.
kau menganggapku seperti sosok yang rapuh yang siap dan akan selalu kau jaga.
tahukan kamu?
betapa aku benar benar menyayangimu.
betapa takutnya aku kehilanganmu.
dan sejak kau hadir mengisi hari hariku, aku tahu tak ada lagi yang bisa membuatku jatuh cinta.
karna rasaku, telah kupasrahkan semuanya untukmu.
jangan pernah berhenti mencintaiku,
jangan pernah lelah memahamiku, dan
jangan pernah meninggalkanku..


titafilda

Baca Selengkapnya...

14 August 2015

Kotak Ketenangan

Terendap malam yang menyapu sunyi..
Gemercik rintik hujan perlahan turun
Menengahi perseteruan angin dan debu
Membuka kembali kotak ketenangan dalam raga

Hujan malam ini
Memilih hadirkan risau
bukan yang semestinya
Tiga ruang dalam kotak ketenangan itu
kini tlah terbuka
Entah mana yang akan lekas tertutup kembali
atau akan hilang..

Satu kotak diantaranya adalah milikmu
Akankah kamu mengambilnya?
menutupnya?
atau menghancurkanx?
Apapun itu..
Lakukanlah!
Aku anggap takdir bila itu semua terjadi
Karena kehadiranmu
mungkin bagian jawaban dari do'aku

Kotak ketenangan..
Waktu yang tak sedikit untuk membuatnya tertutup
Dan dengan waktu yang tak lama terbuka

Tak berarah..
Seperti itulah
uluran tanganmu pada kotak ketenanganku

Jangan sentuh yang bukan milikmu!
Fatal akan menjadi jawaban jika itu terjadi
Perlahanlah. .
Fikirkan dan rasakan. .
Lihatlah!
Aku telah membuat jalur
disetiap arah kotak ketenanganku. .
tetaplah dijalur menuju kotakmu!
Jangan kamu menuju ke kotak lain. .
Pahamilah!
setiap apa yang menjadi isyarat
jika tak ingin semua menjadi abu seketika...



@Kabuthijau -

Baca Selengkapnya...

16 July 2015

Dear You

Dear you,
aku tahu, waktu telah berjalan meninggalkan kita.
Menjadikan aku dan kamu.
Tidak sama dan tak akan lagi pernah sama.
namun, satu yang mungkin belum berubah dan masih sama.
Rasa cinta yang kutujukan padamu.
Rasa cinta yang sampai saat inipun belum berubah dan berkurang.
Tapi, aku tak lagi bisa menangisimu, menangisi kehilanganmu.
Rasanya, air mata ini jatuh sia sia hingga kering.
Kepergianmu meninggalkan cerita dan luka.
cerita yang tak akan pernah kulupa dan luka yang tak akan pernah kering.
Sering kurasa rindu, tapi aku tahu, ada 'dia'.
Yang telah menggeser namaku dihatimu.
kurasa bukan hanya menggeser, tetapi menggantikan.
Aku cukup tahu diri.
Tak akan mengganggumu, namun biarkanlah cinta ini terus untukmu,
sampai akhirnya hatiku lelah dengan sendirinya.
lelah dengan segala ketidakpedulianmu pada perasaanku.
Dan kemudian, perlahan lahan pergi meninggalkanmu, menghapus segala rasa yang tercipta untukmu.
tapi, bukan untuk melupakanmu.
Karna, kamu telah kuberi tempat sendiri di pinggiran hatiku.
Agar tak menghalanhi nama baru yang akan datang tuk membahagiakanku.
dan tetap senantiasa mendoakan kebahagiaanmu, meski tanpa aku.

16 Juli 2015
titafilda

Baca Selengkapnya...

Tulis Email Kamu Disini. Tiap Postingan Baru Akan Dikirim Ke Email

Postingan Terpopuler

Postingan Terbaru