13 August 2013

SEBUAH PEMAKAMAN “KITA”

Telah ku jatuhkan, tentang segala kesakitan bahkan luka-luka. Kemudian ku pesan sebuah karangan bunga, sebuah peti, juga nisan lengkap dengan tulisannya. Di tengah masa lalu, aku mengubur diriku hidup-hidup. Berbusana rapi dan mendekam dalam peti ialah kenangan. Nisan menancap tegap bertuliskan “Masa Lalu bin Tinggalkan, Lahir 6 Februari 2009, Wafat 11 Januari 2013”. Sebuah karangan bunga kertas, bekas puisi serta surat cinta semata kata “kita”. Melebur bersama hujan yang turun dari air mata kesia-siaan. Kita tak lagi ada sebagai mimpi-mimpi. Hanya jejak yang tak perlu diingat meski “kita” ialah sesaat. Dan berhembuslah ragu, menyeruak menusuk hidung hingga jantung (ku). Sesak. Ku raba dada kiriku. Sudah tak ada namamu.  Di hembusan terakhir, sebuah doa ku panjatkan “tenanglah masa lalu kita, agar tak menghantui jalan yang telah kita pilih”. Bayanganmu terpejam untuk selamanya di dasar tanah makam “Masa Lalu”.

Postingan Terpopuler

Postingan Terbaru