Showing posts with label Kisah Malam. Show all posts
Showing posts with label Kisah Malam. Show all posts

06 August 2013

Monolog Malam

http://photo.net/photodb/photo?photo_id=7824656
Untuk apa kamu terlalu perhatikan rasamu
dengarkan yang logikamu katakan
kamu tak sungguh mencintainya
kamu tak benar menginginkannya
kamu hanya terhanyut sesaat
kamu sedang mabuk aroma tubuhnya
: kata malam yang berpihak pada logika

Apa menurutmu dia peduli dengan rasamu?
Seberapa pentingkah kamu untuknya?
Pernahkah hatimu memikirkan itu?
: tanya malam yang masih membela pikiranku


Aku terdiam
diam-diam membenarkan malam

Follow me: @SicaPermata
Visit me: jesspermatasari.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

20 May 2013

Karena Kita Berbeda



Mencintaimu bagaikan memeluk rembulan.
Memilikimu adalah hal yg sangat mustahil bagiku.
Meski kita memiliki rasa yg sama,
Namun cinta kita tetap tak bisa bersatu.
Perbedaan antara kita terlalu sulit untuk di satukan.
Cukup dengan berada di sisimu saja aku sudah bahagia.
Meski kita berjalan tanpa sebuah ikatan.
Dulu kita bagaikan seekor siput
yg tak bisa lepas dari cangkangnya.
Selalu bersama di setiap kesempatan
dan mengukir indahnya cinta kita
pada rona langit yg membiru.
Namun seiring berjalannya waktu,
kisah kita pun berakhir.
Tanpa ku sadari, ada sebuah rasa yg menyeruak di dada.
Begitu perih dan sakit ku rasa.
Ku yakin bahwa itu karena aku telah kehilanganmu.
Mungkin memang ini yg terbaik untuk kita.
Berakhirnya hubungan ini, bukanlah suatu alasan
bagi kita untuk saling menjauh.
Percayalah bahwa kenangan antara kita
tak akan pernah ku lupa.
Meski nanti telah ku temukan pengganti dirimu,
Kenangan itu akan tetap tersimpan rapi
di dalam hatiku.
Janganlah kau menghindar.
Tetaplah di sini, menjadi sahabatku.
Meski aku bukan lagi kekasihmu.

By : Rina Maniez
@rina_maniez on Twitter
Baca Selengkapnya...

03 April 2013

aku merindukanmu, bersama malam yang selalu merindukan bulan

dalam gelap jiwaku meraba arah, melangkah demi setitik cahaya, berlari mencari sudut terang, kuteriak berharap cahaya menghampiri.

langit malam yang ku lihat semakin kelam, tidak ada bedanya denganku yang tumbuh dalam gelap, setitik cahaya yang kini pergi dan menjauh, cahaya cinta darimu bulan untuk sang malam.

kau mungkin yang kini tenggelam di balik langit kelam,bersembunyi di balik mega, kau biarkan aku bercumbu rindu dalam sepiku, kau biarkan aku terluka membuka jiwa dalam hampa, kau biarkan aku bernyanyi dengan tangisan rindu, karena kau tak akan pernah mengerti arti rinduku.

malam kamulah tempat ku mengadu rindu, karena kita bersama menikmati kerinduan, mendambakan setitik cahaya darimu BULAN


@shandzeko
Baca Selengkapnya...

26 February 2013

Jeritan Perjodohan



...

waktu terus bergulir,,
detik..menit..jam..
hari ..bulan..
bahkan tahun..
silih berganti...

sampai saat ini..
dan beberapa bulan lagi
aku dan dia
akan bersanding

dan
haruskah aku bahagia..
padahal hatiku menangis

haruskah aku tersenyum
padahal bibirku tak mampu tersenyum

bukan ku tak mau dengan perjodohan ini

tapi..
hatiku sampai detik ini masih tak mau menerima kenyataan
bahwa aku akan berojdoh dengan dia..

dia yang baru aku kenal
dan dia juga baru mengenal aku..

hari demi hari
aku belajar menerima..
belajar menyukainya..
belajar menyayanginya..
tapi tidak mencintainya..

karna cintaku masih tidak bisa ku berikan

waktu pun berlalu
sampai saat ini
1 setengah bulan menuju hari H tiba
akupun mulai menyadari
bahwa perasaan itu tak pernah ada
hanya kekosongan Hati yang ku rasa..

mungkin karna dia kurang begitu perhatian
dan kurang sering berkomunikasi dengan aku..
aku mencoba berusaha semampuku
agar bisa menerima dia..

tapi pengertian dan usahaku sia-sia belaka..
karna sikap dia yang begitu egois dan keras kepala..

ingin berontak
agar perjodohan ini tak terlaksana..
aku sungguh tak sanggup..

membayangkan
kesedihan dan rasa kecewa orang tua serasa ada didepan mata..

biarlah ini menjadi jeritan hatiku saja...
aku hanya ingin orang tuaku bahagia melihat aku dengan dia..
tak mengapa kesedihanku ini..
tak mengapa tangisku ini
hanya waktu yang akan membawaku kepada..
kesedihan atau kebahagian..

bagiku
orang tua segalanya
meski mengorbakan kebahagiaanku sendiri..


by. @syarifah_zainab , fachzaina_alkaff

Baca Selengkapnya...

02 January 2013

Kisah Malam


Malam menghantam pemikiranku untuk mengingat jauh sosok dirinya, kegelapan menyelimuti malamku dan kesunyianpun tetap setia menemani kesendirianku. Dimana kamu? Sedang apa kamu? Masih ingatkah sosok aku?

Sosok raut wajah menjalar merasuki angan-anganku, hingga terpajanglah senyuman indah dipikiranku. Entah itu makhluk apa, manusia kah? Malaikat kah? Jin kah? atau ia adalah sesosok makhluk halus yang datang di kehidupanku untuk menjalani tugasnya membahagiakan aku? Entahlah...


Kini aku akan melangkah lebih awal, dan berlari lebih kencang. Terus-terus dan terus meraih sosok yang menjalar merasuki anganku. Ucapan itu keluar dari bibir tipisku tanpa disengaja, mungkin ini memang gejolak cinta sampai hatipun bisa menuntut bibir tipisku untuk mengucapkan kata itu.


Tak perlu kau balas ucapanku dengan ucapan dari bibir lembutmu, cukup kamu pikir dan kamu hayati ketika aku mengucapkan "Terus-terus dan terus akan ku raih" mungkin hatimu yang berbicara menembus hatiku.


Terus-terus dan terus akan ku raih

By: @wolesmen
Baca Selengkapnya...

Postingan Terpopuler

Postingan Terbaru