Showing posts with label Belajar Ikhlas. Show all posts
Showing posts with label Belajar Ikhlas. Show all posts

22 November 2013

Aku Patah

Aku Patah
Oleh : Airly Latifah

Terlahirkan berbeda
Berteriak memaki dengan sumpah serapah
Menampung makian yang tak pernah absen
Waktu seolah berpacu lambat
Merasa Tuhan lupa pada sikap adil

Orang-orang itu membabi buta menghardik
Hidup tanpa rasa syukur
Tertawa tanpa peduli pada yang menangis
Hidup dengan gundukan harta

Sedangkan aku patah
Pertama aku marah, sangat
Lalu, membuka mata

Aku patah
Tapi, Tuhan tak gagal menciptakanku
Bukankah cacat atau tidaknya seseorang
Bukanlah batasan dari kemampuannya
Tuhan tahu caranya
Cara tuk bungkuskan bahagia

Dari Bilik Rindu
Airly Latifah
Airlylatifah.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

01 March 2013

Bagian Kedua, Surat yang Tak Pernah Sampai Buat Bidadari Kecil.

dan lagi, kutulis ini hanya untukmu, tuk membuktikan bahwa ku masih mengingatmu selalu, manisku..

mungkin hanya sepucuk surat ini yang bisa ku persembahkan untukmu, surat yang amat sangat jauh pentingnya dibanding impian, cita dan cintamu selama ini..

semoga segala tawa dan tangis yang menemanimu selama ini, mampu membuatmu menjadi sosok yang terbaik untuk dirimu sendiri, dan orang-orang di sekitarmu yang selalu menyayangimu..

maaf, ku tak dapat menelponmu ataupun mengirimimu sms hari ini seperti orang-orang di sana, pulsaku tak lagi mencukupi. maaf, ku tak dapat memberimu hadiah spesial hari ini seperti orang-orang di sana, hutangku sudah bertebaran di mana-mana. maaf, ku tak dapat membawakanmu makanan kesukaanmu hari ini seperti orang-orang di sana, uang kirimanku sudah habis kupakai biaya kostku. dan hanya ini yg dapat ku persembahkan untukmu sayangku..

jaga selalu senyum indahmu, setidaknya untukku yang jauh di sini, salah satu dari sekian orang yang menginginkan senyum itu selalu tersungging di bibir manismu..

andai kelak ku tak lagi berarti, izinkan aku menghiasi mimpi indahmu, menjadi bayang-bayang harimu yg ‘kan selalu membilas air matamu..

dan 27 juni
kuingin ada sebuah kebahagiaan terpancar dari bening sorot matamu. saat ku ucapkan tulus dari palung hati yang terdalam. selamat ulang tahun kekasihku..

dan 27 juni
aku masih menyayangimu di sini..

“seandainya Tuhan tak membuatmu nyata dalam hidupku, ku harap dengan sangat, agar kau tetap hadir dalam mimpi dan khayalku sampai ku yakin kau benar-benar bukanlah tulang rusukku..”


nb: #inibukancurhattapiinisurat :)
#jika anda bertemu bidadari kecil malam ini tolong sampaikan suratku yg tak pernah sampai ini.

follow : @pasirhening
Baca Selengkapnya...

22 February 2013

Surat yang Tak Pernah Sampai Buat Bidadari Kecil


Kutulis ini hanya untukmu, membuktikan bahwa aku masih menginginkanmu selalu, manisku..

Entah dengan cara apalagi yang harus kulakukan tuk mengungkapkan perasaanku. Mungkin dengan hal bodoh ini, aku bisa dengan tenang menyayangimu..

Orang-orang disana menyanyikan lagu-lagu cinta. Orang-orang disana berunjuk rasa menuntut keadilan. Orang-orang disana sibuk berdiskusi masalah politik. Orang-orang disana berpuisi mengenai kehidupan. Orang-orang disana melukiskan keindahan. Tapi, aku disini hanya ingin bersamamu bercerita tentang aku dan kau kasihku..

Sesungguhnya ku masih menginginkanmu, mengakhiri hari di tepi pantai bersamamu, menggenggam erat jemarimu, menikmati silaunya senja yang selalu terhalangi oleh gumpalan awan. Sesungguhnya ku masih menginginkanmu melalui hari di kota penat ini bersamamu, menggandengmu takkan ku lepas, menikmati hangatnya d'crepes bersamamu dengan teh kotak dari pendingin. Sesungguhnya ku masih menginginkanmu hari ini, mendekap tubuhmu mesra, ku kecup keningmu dan berbisik, sungguh ku menyayangimu selalu.. 

Mungkin tak terlintas dibenakmu tuk memilikiku lagi.. Aku sadar, ku sangat bersalah, telah gagal tuk membahagiakanmu, tak dapat membantumu tuk melupaknnya hingga kau lebih mencoba memilih yang lain..

Darah akibat ulah bodohku, airmata yang pernah kuteteskan, hal gila yang telah kulakukan, semuanya hanya untukmu sayangku.. dan bila suatu saat kau sedang sendiri, terluka, dan rapuh.. datanglah, mengadulah, bersandarlah di bahuku dan keluarkan keluh kesahmu karna ku kan selalu ada untukmu..

Aku tak butuh permaisuri dengan gaunnya yang indah. Aku pun tak butuh ratu dengan mahkotanya yang berkilauan. Tapi aku butuh kau, Bidadari Kecilku.. Terima kasih atas semua yang pernah kau berikan dan lakukan untukku. 'kan selalu ku ingat segalanya karna itu adalah kenangan terindah dalam hidupku..

Maaf bila caraku berlebihan mencintaimu. Maaf bila ku sangat menyayangimu. Maaf bila ku terlanjur mengasihimu. Karna ku hanya ingin Kau.. itu saja..

“Seandainya Tuhan tak membuatmu nyata dalam hidupku, ku harap kau tetap hadir dalam mimpi dan khayalku sampai ku yakin kau bukanlah tulang rusukku..”

nb: jika anda bertemu bidadari kecil malam ini tolong sampaikan suratku yang tak pernah sampai ini.

oleh : @pasirhening
Baca Selengkapnya...

16 January 2013

Sebuah Renungan; Tentang Hidup


Saya sedang merenungkan sebuah perjalanan hidup yang mungkin bisa jadi perjalanan hidup saya atau orang lain di masa depan.

Saya mungkin terlalu banyak merenung sehingga saya terkesan lebih sensitive terhadap sekitar saya. Saya merenungkan, betapa hidup ini harus dilalui dengan penuh keberanian dan tanggung jawab. Banyak orang beruntung, tetapi lebih banyak lagi yang kurang beruntung.

Yang menjadi permasalahannya adalah bagi orang-orang yang kurang beruntung jika mereka tak cerdas, tak bijaksana menghadapi ketidakberuntungannya pastilah kehidupan tak tenang yang akan mereka dapatkan. Mungkin sebagian mereka akan melakukan banyak tindak kejahatan, sebagian melakukan tindakan asusila atau hal-hal lain yang tak dibenarkan oleh norma-norma agama maupun norma yang berlaku di dalam kehidupan lainnya.

Baca Selengkapnya...

Postingan Terpopuler

Postingan Terbaru