Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

27 March 2014

GRAVITASI



Aku tak tahu harus menamai ini apa. Aku dan kamu saling mencintai lantas saling menyakiti, dan masih bersama. Sudah jelas, luka di antara kita begitu menganga. Tapi kenapa kita masih bergenggaman?  Jika ini cinta, kenapa kita harus saling menyakiti untuk bersama? Bukannya cinta itu seharusnya membahagiakan?

Ribuan cara aku coba membuangmu, tapi entah kenapa kamu selalu kembali dan kembali lagi, menawarkan cinta yang sama. Dan bodohnya aku, selalu ada tempat kembali buat kamu, merangkulmu lagi.

Aku berkali-kali lari darimu. Tapi selalu ada saat sepi, dimana aku memekikan namamu, memanggilmu untuk menyayangiku lagi.

Cinta yang sama. Luka yang sama.

Aku dan kamu tahu di dunia ini tidak hanya ada aku dan kamu. Ada si dia, mereka. Kenapa kamu tidak mencoba dengan si dia dan mereka? Kenapa aku tidak mencoba dengan si dia dan mereka?

Kita malah bertahan dalam kegamangan. Kita bertahan bukan karena saling cinta. Kita bertahan karena tidak ingin merasakan  bagaimana pahitnya perpisahan. Tapi, bukankah apa-apa yang pahit itu menyembuhkan?

Apa kita akan selamanya seperti ini? Berada dalam gravitasi tak menentu, tak berujung?

Hey, kamu!

Ketahuilah, bintang di atas sana jauh lebih terang dari bintang yang kita genggam sekarang.

Lepaskanlah ia.

Bebaskanlah ia.



@raelitawahyu ;)
Baca Selengkapnya...

01 February 2014

Terlalu Sakit

Berharap mencintaimu lagi, tak ada ubahnya dengan menegakkan benang basah.
Begitu rumit, begitu melelahkan, begitu tak mungkin.
Sekeras apapun kamu mencoba meyakinkanku tentang cinta yang kau jajakan, tetap saja, aku tak bisa kembali.
Sekalipun, kali ini kamu memang benar setia.
Sekalipun, kali ini kamu memang benar membahagiakanku.
Sekalipun, kali ini kamu memang memilihku untuk selamanya.
Tetap saja.
Hati ini enggan menerimamu lagi.
Terlalu sakit. terlalu banyak luka. terlalu banyak harapan-harapan palsu.
Jika memang iya, kamu mencintaiku.
Kenapa tidak dari dulu saat kita masih bersama?
Jika memang iya, kamu setia.
Kenapa tidak dari dulu saat aku menjadikanmu satu-satunya?
Dan jika memang iya, kamu memilihku untuk selamanya.
Kenapa tidak dari dulu,sebelum aku memilih untuk meninggalkanmu?
Kenapa baru sekarang, saat cintaku telah dilalap habis oleh kesakitan tentangmu?
Kenapa baru sekarang, saat tak tersisa lagi percaya untukmu?
Berhentilah berpura-pura mencintaiku!
Berhentilah memaksaku mencintaimu!
Karena aku sudah tidak ingin.
Terlalu sakit.
Andai kamu tahu.



@raelitawahyu :)
Baca Selengkapnya...

22 November 2013

Aku Patah

Aku Patah
Oleh : Airly Latifah

Terlahirkan berbeda
Berteriak memaki dengan sumpah serapah
Menampung makian yang tak pernah absen
Waktu seolah berpacu lambat
Merasa Tuhan lupa pada sikap adil

Orang-orang itu membabi buta menghardik
Hidup tanpa rasa syukur
Tertawa tanpa peduli pada yang menangis
Hidup dengan gundukan harta

Sedangkan aku patah
Pertama aku marah, sangat
Lalu, membuka mata

Aku patah
Tapi, Tuhan tak gagal menciptakanku
Bukankah cacat atau tidaknya seseorang
Bukanlah batasan dari kemampuannya
Tuhan tahu caranya
Cara tuk bungkuskan bahagia

Dari Bilik Rindu
Airly Latifah
Airlylatifah.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

09 November 2013

Jarak

Tanpa iya. Tanpa tidak.
Tanpa hampa. Tanpa tanda.
Tanpa gores. Tanpa garis.
Tanpa kamu. Tanpa rindu.

Cinta namun tak bersinggungan
Dekat namun tak menggenggam
Tak selamanya yang jauh itu buruk
Tak selamanya yang dekat itu baik

Kita. Di manapun.
Tanpa menggenggam namun merasa
Kita. Di manapun.
Tanpa menatap namun mengerti

@mariatinasepti
Baca Selengkapnya...

21 September 2013

Untukmu yang menatapku dibalik jendela

Sudah lebih dari tiga tahun aku masih disini
Menunggu terkhususnya disetiap pukul dua
Dulu, kau selalu berlari tergopoh-gopoh hanya untuk menatapku
Berlari dan mengikis sedikit demi sedikit sol sepatumu
Kau selalu berada disana setiap pukul dua
Menantiku menantapmu juga
Menanti mata ini saling beradu
Hingga akhirnya kau menghilang
Sampai saat ini tak pernah lagi kulihat bayangmu
Apalagi matamu yang manatapku
Semua tentangmu kurindu
Jam bergerak sangat lambat saat berada di arah jam dua
Tanganku tak henti-hentinya merajut kata rindu untukmu
Anehnya aku tak tahu siapa namamu
Tak sekalipun kita pernah berbicara
Tak sekalipun kita pernah bertegur sama
Hanya mata ini yang selalu bertemu
Dan hati ini yang selalu beradu rindu
Aku rindu akan dirimu yang selalu menatapku dari balik jendela kamarku..

Puisi dari flash fiction
http://latifahtifa.blogspot.com/2013/09/dibalik-jendela.html


__________________________________________

Nurul Latifah Nurdin
Latifahtifa.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

18 September 2013

Badik Lautan


“di kotaku, badik adalah kata lain dari kebenaran
sedangkan matanya adalah keberanian
semakin kau mengasahnya menjadi jiwa, maka semakin kau tidak menemukan muaranya
suata waktu, badik yang kau hunus akan menjadi sebatang lidi rapuh yang tidak lagi bersepuh
sebab kau selalu menyelipkannya di pinggangmu
sebagai mata angin yang menyesatkan”

“di kotaku, lautan adalah kehidupan
sedangkan ombaknya adalah kemakmuran
semakin kau memperindahnya dengan buatan, maka semakin kau menghilangkan kemurniannya
suatu waktu, lautan yang kau puja itu akan menjadi gemuruh yang meluluhkan kedamaian
sebab kau selalu memberinya apa yang tidak lautan butuhkan
 sebagai upah dari kekeliaruan kita memahami lautan kehidupan”

hidupilah kehidupanmu dengan apa yang akan menghidupkanmu
bukan apa yang membuat hidupmu seolah benar, semuanya!


Baca Selengkapnya...

26 August 2013

Mengenangmu ..

Mengenang semua tentangmu. aku tersenyum, tertawa, lantas menangis.
Melayang ke masa itu, tawa berujung pahit, canda berakhir getir.
Senyummu menggoreskan luka untukku.
Senyummu BUKAN untukku.

Beranjak hendak melupakanmu, tapi langkahku tertahan.
Cintaku yang membuatku bertahan.
Tapi apa yang harus dipertahankan bila aku tahu cintamu bukan untukku?

Air mataku sudah kering. hampir buta hanya untuk meyakinkanmu ada AKU di sini.
Kau tak pernah lihat aku.
Kau tak mau dengar aku.

Aku muak!
Akhirnya aku membelakangimu dan menyerah.

Persetan dengan cinta!
Untuk apa aku maju demi cinta, jika cintanya sendiri lelah untuk berjuang?
Bukankah cinta seharusnya membawa kebahagiaan?
Apakah cinta semahal itu, hingga aku harus merelakan hati ini terluka?

Cinta itu ketulusan.
Dan kini, aku tulus melepasmu.

Mengenangmu, kisah paling pahit namun membuatku tersenyum karena pernah mencintaimu.



written by: @raelitawahyu
Baca Selengkapnya...

Ini CINTA (?).


Kemarin, ibu bilang ini cinta.
Oh, ternyata cinta yang membuat gadis empat belas tahun ini gundah berhari-hari, meriang tak karuan dan tertawa sendiri?
Cinta itu indah ya?
Dimana hati berdebar tak tentu arah, dan sel-sel di otak hanya meneriakkan sang penawan hati.
Cinta memang indah, hingga akhirnya hari itu datang.
Cintanya terisak.
Cinta terluka.
Gara-gara cinta, aku  mual-mual.
Gara-gara cinta, aku berbadan dua.
Dan gara-gara cinta, aku dan  ibu menangis meratapi nasib kami juga mahluk kecil di perutku yang kadang ingin kuremas hingga hancur.
Masa depanku mulai tak terarah, kelam, menunggu hingga memudar.
Ibu, kalau tahu begini akhirnya, aku  tidak  ingin jatuh cinta.
Ibu, aku bersumpah tidak akan  melakukan apapun  lagi dengan embel-embel cinta.
Karena sekarang aku tahu, itu bukan cinta, Bu.
Itu bukan cinta.


written by: @raelitawahyu
Baca Selengkapnya...

06 August 2013

Biodata Seorang Polisi

nama                       : djawadi
tempat tanggal lahir  : indonesia, 17 agustus 1932
alamat                     : jalan kudus kebangsaan bangsat nomor 30
pekerjaan                :
1.      menjaga rakyat agar tidak berani membangkang 
      kepada kesewenang-wenangan aparat.
2.      menakut-nakuti rakyat yang berani berjuang 
      demi keadilan sama rata.
3.      tunduk dan patuh pada atasan meskipun itu tidak benar 
      dan diluar etika bangsa
4.      menembaki kepala siapapun yang berani berorasi 
      dan menghina pejabat publik busuk.
5.      membunuh dan menyerang siapa saja yang 
      berani mengusik sesama polisi
6.      menculik para aktivis yang dianggap sebagai     
      provokator massa.
7.      membantai habis kekuatan rakyat untuk 
      berjuang demi tanahnya sendiri.
gaji             : uang pajak dan pemalakan rakyat.
fasilitas       : senjata dan kendaraan gratis dari uang rakyat.

masih butuhka kita polisi?
jika nyatanya rasa aman itu harus dibeli
masih butuhka kita polisi?
jika anak cucu kita nantinya habis dibantai

Makassar – dua ribu tiga belas
Baca Selengkapnya...

20 May 2013

Apa Yang Senja Bawa Petang Ini?


Yang menguar dari tubuh senja kali ini, Tuan,
kerinduan yang sudah kurendam satu purnama.
Lelah berdansa di antara derik dedaunan trembesi
tak jua kau ronakan harapku yang perlahan pasi.

Asal tahu saja, Tuan,
rindu ini bukanlah rindu yang instan.
Telah kuramu cinta mumpuni dalam bumbu
tak jua kau cecap ia dan menyandu.

Ah… tak sadarkah kau, Tuan,
rindu ini bukan rindu tiba-tiba.
Sudah berbulan di depan pintu ia mengetuk
tak jua kau biarkan ia masuk dan memeluk.

Lalu patutkah kupersalahkah ia, Tuan,
ketika petang kembali mengingatkan jiwa yang rindu.
Menggerapai dinding cakrawala yang lembayung
saat tak jua kau jelang ragaku yang huyung.

***

@I_am_BOA

Mei 2013
Baca Selengkapnya...

28 April 2013

Aku


Aku akan berhenti tertawa ketika tahu neraka bukanlah dusta
Aku akan berhenti mencaci ketika tahu mulia adalah puji
Aku akan berhenti berpikir ketika tahu percaya lebih utama
Aku akan berhenti bernyayi ketika tahu berita kematian tetanggaku
Aku akan berhenti merasa rupawan ketika tahu aku sdg didepan cermin
Aku akan berhenti merasa pintar ketika tahu merasa bodoh lebih berguna
Aku akan berhenti menuntut derajat ketika tahu apa itu kodrat
Aku akan berhenti menipu ketika tahu korbanku diri sendiri
Aku akan berhenti bolos kuliah ketika tahu org tua ku susah dirumah
Aku akan berhenti kuliah ketika tahu itu tak berguna
Aku akan berhenti  tak berguna ketika tahu banyak tahu itu bahaya
Aku akan berhenti berlari ketika tahu tujuan tak pernah kemana
Aku akan berhenti membakar uang ketika tahu itu membuatku sakit paru
Aku akan berhenti menangis ketika tahu air mataku tdk berarti apa
Aku akan berhenti menyesal ketika tahu esok ada harap
Aku akan berhenti menulis ketika tahu kau mulai bosan membaca
Aku akan berhenti menyanyi ketika tahu kau bilang berisik
Sayangnya aku tidak akan tahu, atau tidak mau tahu, mungkin juga kau kawan.

Cassava levi
2013
Baca Selengkapnya...

17 April 2013

Karena Cinta Itu Kita

Cinta,
Tak seharusnya kita bertanya mengenai aksara yang membangunnya.
Bukan mengenai itu. Sejatinya cinta tidak semata kata, tapi jiwa.
Jelas seberapa sering kau eja, bunyinya akan tetap sama,
yaitu K-I-T-A

Cinta,
Kau pertanyakan apakah ia beribu dengan logika maupun aritmatika.
Ia lebih dari itu. Sejatinya cinta tak berupa hitungan pasti berupa angka.
Tambahkan, bagikan, kalikan, hasilnya bukan satu – dua – atau tiga,
tapi K-I-T-A

Dan karena mempertanyakan dasar atas cinta,
serupa mempertanyakan alasan matahari terbit dari timur angkasa.
Ia tunduk dalam damai, memberi cahaya hidup dengan kegagahan yang setia,
Tuhan yang berkuasa atasnya.

Maka yang padamu kusemaikan rasa dan asa,
janganlah lagi padaku bertanya apa itu cinta.
Merasuklah dan luruh bersamaku di dalamnya,
Menjadi KITA.

@I_am_BOA
Baca Selengkapnya...

01 April 2013

Matinya Hati




Ada yang mati lagi
Pada suatu fajar yang enggan datang
Bosan dalam bening yang tak henti mengalir
Lalu sakit perih mendendang mengantar pergi

Ada yang mati lagi
Merah yang membusuk jadi hitam
Nyanyi yang jadi jerit
Meraba mencari jiwa yang tak hinggap lagi

Ada yang mati lagi
Membungkus tawa dengan kafan yang tak putih lagi
Titipkan rindu dalam wasiat
Terkubur dalam pedih yang masih merah

Ada yang mati lagi
Siapa? Apa?
Entah
Bahkan aku lupa apa dia pernah hidup

Hatiku mati
Dibunuh cemburu yang tak lekas pergi
Rindu yang menjalar mengoyak badan
Harap melayang ikut bersama jiwa

Sudah mati lagi
Baca Selengkapnya...

07 March 2013

Dalam bahasa, menebar khianat


Langsung saja,
bagaimana kau tak mengenalku lagi, menghapus sempurna luruh memori.
taji mengingat hanyut diseret-seret ombak.
melompat kemana saja, melonjak tak tentu arah, menarik pelatuk disana-sini
agar gaduh, agar runyam sepimu.
Dalam bahasa, kutebar khianat untuk siapapun tersengat.
aku tak pernah bertemu puas sebelum dibenturkan batas-batas
hingga satu kali aku bersua dengan dia pantulan sempurna
maya, tegak, diperjelas
menggema-gaungkan irama irama tak berujung
pesannya sungguh jelas, kering, ringkas, dan membekas
"kau tak pantas nikmati cinta lagi, setiap citamu hanyalah pedih, khianatmu adalah sejati, setiamu sungguh sakti."


@sejakmalam
Cassava Levi
2013
Baca Selengkapnya...

04 March 2013

Dalam Diam




Dalam diam aku memandangi punggungmu yang selalu pergi menjauh
Dalam diam aku menatap matamu yang tak pernah sekalipun tatap balik mataku
Dalam diam aku membisikkan kata “aku cinta kamu” setiap kali ada sempat yang buatku bisa dengar suaramu
Dalam diam aku berdoa

Tak ada suara saatku kagumimu
Menatapmu adalah hadiah terindah di pagiku

Biar getar yang sampaikan rasa ini padamu
Tanpa bisik tanpa suara
Ada yang diam-diam harapkan dirimu
Ada yang mencintaimu

Kamu suarakan cinta untuk yang lain
Kamu suarakan rindu di hati yang lain
Aku tetap dalam diam
Aku masih saja diam

Dalam diam aku berdoa
Tuhan tahu doa terindah di dalam diam
Dalam diam aku mencintaimu

Biar aku saja yang tahu
Baca Selengkapnya...

01 March 2013

Bagian Kedua, Surat yang Tak Pernah Sampai Buat Bidadari Kecil.

dan lagi, kutulis ini hanya untukmu, tuk membuktikan bahwa ku masih mengingatmu selalu, manisku..

mungkin hanya sepucuk surat ini yang bisa ku persembahkan untukmu, surat yang amat sangat jauh pentingnya dibanding impian, cita dan cintamu selama ini..

semoga segala tawa dan tangis yang menemanimu selama ini, mampu membuatmu menjadi sosok yang terbaik untuk dirimu sendiri, dan orang-orang di sekitarmu yang selalu menyayangimu..

maaf, ku tak dapat menelponmu ataupun mengirimimu sms hari ini seperti orang-orang di sana, pulsaku tak lagi mencukupi. maaf, ku tak dapat memberimu hadiah spesial hari ini seperti orang-orang di sana, hutangku sudah bertebaran di mana-mana. maaf, ku tak dapat membawakanmu makanan kesukaanmu hari ini seperti orang-orang di sana, uang kirimanku sudah habis kupakai biaya kostku. dan hanya ini yg dapat ku persembahkan untukmu sayangku..

jaga selalu senyum indahmu, setidaknya untukku yang jauh di sini, salah satu dari sekian orang yang menginginkan senyum itu selalu tersungging di bibir manismu..

andai kelak ku tak lagi berarti, izinkan aku menghiasi mimpi indahmu, menjadi bayang-bayang harimu yg ‘kan selalu membilas air matamu..

dan 27 juni
kuingin ada sebuah kebahagiaan terpancar dari bening sorot matamu. saat ku ucapkan tulus dari palung hati yang terdalam. selamat ulang tahun kekasihku..

dan 27 juni
aku masih menyayangimu di sini..

“seandainya Tuhan tak membuatmu nyata dalam hidupku, ku harap dengan sangat, agar kau tetap hadir dalam mimpi dan khayalku sampai ku yakin kau benar-benar bukanlah tulang rusukku..”


nb: #inibukancurhattapiinisurat :)
#jika anda bertemu bidadari kecil malam ini tolong sampaikan suratku yg tak pernah sampai ini.

follow : @pasirhening
Baca Selengkapnya...

22 February 2013

Surat yang Tak Pernah Sampai Buat Bidadari Kecil


Kutulis ini hanya untukmu, membuktikan bahwa aku masih menginginkanmu selalu, manisku..

Entah dengan cara apalagi yang harus kulakukan tuk mengungkapkan perasaanku. Mungkin dengan hal bodoh ini, aku bisa dengan tenang menyayangimu..

Orang-orang disana menyanyikan lagu-lagu cinta. Orang-orang disana berunjuk rasa menuntut keadilan. Orang-orang disana sibuk berdiskusi masalah politik. Orang-orang disana berpuisi mengenai kehidupan. Orang-orang disana melukiskan keindahan. Tapi, aku disini hanya ingin bersamamu bercerita tentang aku dan kau kasihku..

Sesungguhnya ku masih menginginkanmu, mengakhiri hari di tepi pantai bersamamu, menggenggam erat jemarimu, menikmati silaunya senja yang selalu terhalangi oleh gumpalan awan. Sesungguhnya ku masih menginginkanmu melalui hari di kota penat ini bersamamu, menggandengmu takkan ku lepas, menikmati hangatnya d'crepes bersamamu dengan teh kotak dari pendingin. Sesungguhnya ku masih menginginkanmu hari ini, mendekap tubuhmu mesra, ku kecup keningmu dan berbisik, sungguh ku menyayangimu selalu.. 

Mungkin tak terlintas dibenakmu tuk memilikiku lagi.. Aku sadar, ku sangat bersalah, telah gagal tuk membahagiakanmu, tak dapat membantumu tuk melupaknnya hingga kau lebih mencoba memilih yang lain..

Darah akibat ulah bodohku, airmata yang pernah kuteteskan, hal gila yang telah kulakukan, semuanya hanya untukmu sayangku.. dan bila suatu saat kau sedang sendiri, terluka, dan rapuh.. datanglah, mengadulah, bersandarlah di bahuku dan keluarkan keluh kesahmu karna ku kan selalu ada untukmu..

Aku tak butuh permaisuri dengan gaunnya yang indah. Aku pun tak butuh ratu dengan mahkotanya yang berkilauan. Tapi aku butuh kau, Bidadari Kecilku.. Terima kasih atas semua yang pernah kau berikan dan lakukan untukku. 'kan selalu ku ingat segalanya karna itu adalah kenangan terindah dalam hidupku..

Maaf bila caraku berlebihan mencintaimu. Maaf bila ku sangat menyayangimu. Maaf bila ku terlanjur mengasihimu. Karna ku hanya ingin Kau.. itu saja..

“Seandainya Tuhan tak membuatmu nyata dalam hidupku, ku harap kau tetap hadir dalam mimpi dan khayalku sampai ku yakin kau bukanlah tulang rusukku..”

nb: jika anda bertemu bidadari kecil malam ini tolong sampaikan suratku yang tak pernah sampai ini.

oleh : @pasirhening
Baca Selengkapnya...

20 February 2013

Percakapan Tiga Hati




Dia bilang aku cantik

Bohong
Dia juga mengatakan hal yang sama kepadaku
 Dia bilang aku sangat mengerti dirinya

Bohong
Dia juga mengatakan hal yang sama kepadaku
Dia bilang aku adalah wanita pertama dan terakhir di hidupnya

Bohong
Dia juga mengatakan hal yang sama kepadaku
Dia bilang dia tidak bisa hidup tanpaku

Bohong
Dia juga mengatakan hal yang sama kepadaku

Bohong bohong bohong
Kapan aku pernah mengatakannya?
Kalian tuli atau bermimpi?

Kau mengatakannya minggu lalu

Kau mengatakannya kemarin

Aku mengatakannya hari ini
Kepada hati yang lain
Baca Selengkapnya...

18 February 2013

Hadirmu

Aku terpaku dalam kebisuanku
Pikirku terbang dalam angan
Terbesit sedikit bayangmu
yang entah mengapa
Hadirmu dalam duniaku
beri sedikit warna di hitam putihku
Lagu sendu yang selalu ku lantunkan
kini berganti dengan lagu bahagia
Dan ku bertanya dalam diamku
Apa arti dari semua hadirmu?
dengan kau kacaukan pikirku
apa kamu menyimpan rasa  untukku?
Lalu ego menyerta dalam kalbuku
memaksaku untuk merebut dari kawan hidupmu
dan kau tanggung lakumu
yang robohkan setiaku ..
Baca Selengkapnya...

Bingkisan Pagi

Kepadamu di pagi hari ini,

aku lihat awan mendung,
muram, suram,
menampakkan kegelisahaanya,
tapi suasana hatiku berbeda,
berbeda dari yang biasanya,
riang, gembira,
maaf aku tak mengikuti alur alam
bukan karena apa,
aku tak mau merusaknya

pasti kamu akan bertanya
penyebab dibalik senyum merona
geli aku mengingatnya
hanya dengan itu aku terpana

bukan sebuah mawar yang merekah
bukan pula kiriman yang membuat aku sumringah
kehadiran mu saat aku lelah
pekerjaan yang membuat kesalku membuncah

ah. aku. aku. entahlah
kepada alam aku bisa bicara
melewati udara
agar sampaikan rasa

harapanku,
kehadiranmu
selalu
hadir tepat waktu
aku hanya butuh itu :")

-fullnotes.wordpress.com-
Baca Selengkapnya...

Postingan Terpopuler

Postingan Terbaru